Polisi Tangkap Jaringan Pengedar Narkoba Di Makassar

Polisi Tangkap Jaringan Pengedar Narkoba Di Makassar – Ari Besar (38) mesti kembali punya urusan dengan polisi sehabis tertangkap pada Senin (22/4) dengan tanda bukti satu set alat isap sabu serta uang sejumlah Rp 44 juta yang dikira hasil penjualan narkoba. Meskipun sebenarnya Ari Besar barusan terlepas dari Lapas Makassar pada 2017. Paling akhir ia tertangkap pada awal Mei 2014 dengan tanda bukti 11 gr sabu.

Ari diamankan di tempat tinggalnya di Kelurahan Pampang, Kecamatan Panakkukang. Kasat narkoba Polrestabes Makassar, Kompol Diari Astetika menuturkan, tidak hanya Ari, polisi pula tangkap tiga orang yang lain yaitu Dirman alias Ipe (25), Maulana Rapsanjani (24) serta Hamzah (36).

Mereka ada satu jaringan serta Ari Besar jadi bandar besarnya. Menurut polisi, Ari popular dengan nama Ari Pampang serta kondang jadi keluarga pengedar narkoba. Paling akhir, satu diantaranya ipar perempuannya yang diamankan pula gara gara narkoba.

“Satu saset sabu yang ditangkap dari Dirman alias Ipe datang dari Ari. Demikian pula dengan delapan saset sabu punya Maulana Rapsanjani itu datang dari Ari. Ketiganya sudah diputuskan jadi terduga. Teristimewa Hamzah belum jadi terduga. Ia turut ditangkap sebab ada di dalam rumah Ari waktu penangkapan serta diketemukan tanda bukti satu set alat isap serta uang sejumlah Rp 44 juta dikira hasil penjualan narkoba,” kata Diari.

Beberapa terduga dijaring klausal 114 ayat (1) serta atau klausal 112 ayat (1) junto klausal 132 ayat (1) UU RI No 35 tahun 2009 perihal narkotika. Intimidasi hukuman penjara paling singkat 4 tahun, paling lama 12 tahun. Denda paling dikit Rp 800 juta, paling banyak Rp 8 miliar.