Kantong Plastik Berisi Mayat Di Lingkungan ISIS Adalah Korban Penyiksaan

Kantong Plastik Berisi Mayat Di Lingkungan ISIS Adalah Korban Penyiksaan – Beberapa ratus jenazah yg gak teridentifikasi diketemukan di sisa lokasi kekuasaan grup yg menyebutkan diri Negara Islam (ISIS), jasad-jasad itu terlihat adalah “korban penyiksaan”, ucap sarana pemerintah Suriah.
Kantor berita Sana memberikan laporan, sesudah kerjakan penggalian di tujuh kuburan massal dekat Albu Kamal pada bagian timur Suriah, selama ini petugas Bulan Sabit Merah udah mendapatkan lebih dari 100 jenazah.

Sejumlah besar dari jasad-jasad itu terlihat “udah alami penyiksaan serta penganiayaan sebelum dilakukan”, lapor kantor berita Sana.

Grup milisi ISIS dituding udah kerjakan beragam kekejaman di Irak serta Suriah.

Salah seseorang petugas Bulan Sabit Merah Suriah menjelaskan terhadap kantor berita AFP, di antara yg wafat ada jenazah wanita, serta sebagian dari mereka yg wafat dalam kondisi “mata ditutup serta diborgol”.

Tahun yang lalu pasukan Suriah memukul grup jihadis itu keluar dari Albu Kamal di propinsi Deir al-Zour yg bersebelahan dengan Irak.

Waktu ada di puncak kejayaannya, ISIS kuasai lokasi yg di huni kira-kira 10 juta orang. Tetapi militer AS mengemukakan, awal tahun ini ISIS udah dipukul mundur dari 98% sisa lokasi kekuasaannya.

Di Suriah, grup milisi itu tetap bertahan di kantung-kantung kecil pada bagian selatan serta timur.

Beragam bukti kekejaman grup itu tersingkap sesudah pasukan mereka dipukul mundur.

Bulan terus, kantor berita Associated Press memberikan laporan penemuan kuburan massal yg berisi lebih dari 500 jasad di samping utara kota Raqqa.

Serta sesudah pasukan Suriah merampas Palmyra pada tahun 2016, satu kuburan massal yg berisi banyak jasad lelaki, wanita serta anak-anak diketemukan di timur laut kota itu.