Jasad Devi Mulyanti Di Temukan Di Suatu Parit Di Lingkungan Pulau Obi, Buleleng

Jasad Devi Mulyanti Di Temukan Di Suatu Parit Di Lingkungan Pulau Obi, Buleleng – Sosok mayat wanita diketemukan di suatu parit di lingkungan Pulau Obi, Banyuning Timur, Kabupaten Buleleng, Senin (22/1) di Bali. Peristiwa itu buat ramai warga lebih kurang.

Mayat wanita itu didapati bernama Ketut Ayu Devi Mulyanti (27) . Semasa hidup, Devi memanglah alami problem jiwa.

Jasad Devi Mulyanti saat pertama kalinya diketemukan oleh saksi bernama, Desak Made Sekar (40) , warga setempat. Selagi itu Sekar akan ke sawah punya Gede Sudarsa (50) buat memandang irigasi air.

Mendadak, dia dikagetkan dengan sosok wanita dengan tempat telungkup di parit atau aliran air irigasi sawah. Tempat kepala menghadap ke barat.

Sehabis dicek, nyata-nyatanya sosok mayat pakai pakaian kaos putih dengan celana berwarna hijau daun memegang sandal jepit biru tidak beda sebagai Devi Mulyanti.

Penemuan mayat Devi segera buat ramai warga lebih kurang. Keluarga korban yang terima kabar segera datang ke area.

Selagi dilakukan konfirmasi, Kapolsek Kota Singaraja, Kompol AA Wiranata Kusuma, mengemukakan sesudah beroleh laporan segera mendatangi area serta melaksanakan olah tempat peristiwa perkara (TKP) .

” Dari saksi yang keluarga korban sebutkan, korban diawalnya pernah keluar tempat tinggal sejak mulai semalam, ” kata Wiranata Kusuma, Senin (22/1) .

Tidak cuman itu, sambung Wiranata, dari info keluarga korban sejauh ini korban memanglah didapati punya latar belakang epilepsi.

Dikira selagi korban meninggalkan tempat tinggal dalam keadaan hujan, epilepsi korban kambuh serta terjatuh ke parit sampai nyawanya tdk tertolong.

” Dikira korban wafat dikarenakan terjatuh. Tidak cuman itu, korban juga punya latar belakang sakit epilepsi. Dari hasil medis, pada jenazah korban tdk diketemukan terdapatnya sinyal tanda kekerasan, ” terang Wiranata Kusuma.

Buat menegaskan yang memicu kematian korban, polisi waktu ini masih tetap menanti hasil visum Et Revertum dari pihak medis.