Alit Adalah Calon Legislatif Gerindra Yang Maju Ke Kursi DPR RI Terkena Kasus Penipuan

Alit Adalah Calon Legislatif Gerindra Yang Maju Ke Kursi DPR RI Terkena Kasus Penipuan – Ketua Kamar Dagang serta Industri (Kadin) Bali AA Wira Ngurah Alit Wira Putra diamankan polisi berkenaan perkara penipuan pengurusan izin perluasan daerah Pelabuhan Pelindo Benoa. Alit adalah calon legislatif Gerindra yg maju ke kursi DPR RI.

“Iya Gung Alit calon legislatif DPR RI. Ia nyaleg sejak mulai 2009, 2012 juga nyaleg,” kata Ketua Organisasi Kaderisasi Keanggotaan Gerindra Propinsi Bali I Made Gede Ray Misno sewaktu diminta konfirmasi, Kamis (11/4/2019).

Ray Misno menyebutkan Alit udah maju nyaleg sepanjang tiga periode. Tetapi Alit belum sempat berhasil ke Senayan.

“Belum, belum (sempat lolos),” paparnya.

Ray Misno menyatakan prihatin dengan perkara yg menerpa satu diantaranya kadernya itu. Ia mengharapkan Alit dapat menekuni kasusnya dengan penuh tanggung jawab.

“Saya tidak tahu lo, yang pasti kalaupun kita semacam ini prihatin. Semoga yg terkait dapat mengakhiri kasusnya lantaran tak terkait dengan partai, ini kan pribadi yg terkait,” harapnya.

Walau demikian, Ray Misno menyebutkan pihaknya tidak mengantarkan pemberian hukum. Karena, perkara itu adalah perkara pribadi serta tak ada keikutsertaan dengan partai.

“Tidak ini perkara pribadi bukan partai. Kalaupun pribadi itu kampanye senggolan, ini kan perkara pribadi jadi tidak ada pemberian hukum,” katanya.

Figure Alit ini pun ikut menyertai calon wakil presiden Sandiaga Uno waktu berkampanye di Bali. Ia pula ikut serta diskusi aktif waktu perbincangan dengan pengrajin di Gianyar, beberapa petani di Karangasem pada 23 Februari saat lalu.

Dalam perkara ini Alit dikira ikut serta perkara penipuan pengurusan izin perluasan daerah Pelabuhan Pelindo Benoa, Bali. Alit diamankan di Jakarta.

“Perkara lama tahun 2011, waktu itu yg terkait menjabat Wakil Kadin. Terduga ikut serta perkara penipuan pengurusan perizinan perluasan daerah pelabuhan Pelindo, Benoa,” tutur Dirkrimum Polda Bali Kombes Andi Fairan.